Skip to main content

Posts

SMCU Jakarta 2023

23 September 2023 adalah hari saya, benar-benar hari saya. Saya sudah menanti hari itu sejak lama. 2012? 2013? SMCU Jakarta 2023 Moment ini akan menjadi salah satu moment paling membahagiakan dalam hidup saya. Tentu saja, akhirnya saya bertemu dengan mereka. Tidak terlalu dekat, memang, tapi tidak terlalu jauh juga. Rasanya sangat ingin melihat mereka dari jarak dekat, tetapi dana yang telah saya kumpulkan hanya mampu untuk mengambil seat yang paling murah di sana. Tidak masalah, saya sudah sangat senang. Saya juga tidak tahu kenapa saya secinta itu kepada mereka. Ganteng? Cantik? Lagu-lagu mereka bagus? Bertalenta? Sebutkan saja alasannya satu-persatu, saya tidak akan lelah untuk meng-iya-kan semuanya. Yang pasti, saya merasa telah tumbuh bersama mereka. Sepuluh tahun tentu bukan waktu yang singkat; mereka sudah bersama saya selama itu. Awalnya saya tertarik pada Super Junior, tapi sepertinya sebagian besar SM stan sama. Ketika kita mengikuti satu grup SM, otomatis akan mengikuti grup...
Recent posts

Kebingungan

Aku enggak tahu. Akhir 2014 benar-benar titik jatuh, yang sampai sekarang bahkan aku belum bisa bangkit lagi. Aku enggak tahu. Benar-benar enggak bisa berharap pada apa pun dan siapa pun, bahkan pada diriku sendiri. Hanya Tuhan. Aku enggak tahu. Atau pura-pura enggak tahu? Bagaimana?

Harap

Satu keluarga kecil; ayah, ibu, dan seorang putra Kesederhanaan membuat mereka tampak cantik Si ayah mengantarkan keduanya yang hendak bepergian menggunakan bus kota Wanita yang telah menjadi ibu itu berpamitan dengan singkat Cukup ia berjabat tangan, lalu ia cium tangan suaminya Tampak manis, tidak berlebihan seperti di drama-drama Sang suami lalu mencium pipi gembil putranya Ibu dan anak tampak memasuki bus dengan biasa saja, entah bagaimana dengan hatinya Sang suami memperhatikan langkah keduanya dengan seksama, hingga mereka benar-benar memasuki bus yang cukup tua itu Lalu ia tunggui keduanya hingga kendaraan itu melaju ke tujuannya Aku menyaksikan mereka dengan berbahagia Dan suatu harap terbesit dalam hati Harap yang tak berani aku suarakan Semoga Tuhan berbaik hati Suatu hari, semoga Di dalam bus kota Antarjaya Perjalanan menuju Kebumen, dari Purwokerto Terminal Bulupitu 1 Desember 2018

Bapakku

Bapakku yang lebih gagah dari gunung-gunung yang pernah kudaki Aku percaya kita akan bahagia Walau bukan sekarang Mungkin nanti, besok, lusa, atau di masa yang akan datang Akan ada masa dimana kita menjadi lebih bahagia dari siapapun Bapakku yang sangat kusayang Maafkan diri ini menjadi puteri yang tiada guna Maafkan aku yang tak berani berkata sejujurnya Maafkan aku terlalu takut Maafkan aku tak ingin engkau bersedih Bapakku yang lebih tangguh dari pohon yang diterjang badai Puterimu berharap engkau tersenyum Puterimu berdoa untuk kebahagiaanmu Semoga Tuhan senantiasa melindungi Bapakku

Ibuku

Pada Ibu yang teramat kusayangi Ibunda, jangan engkau menjadi kecewa Puterimu yang telah kau ajari untuk dewasa Ia tak kunjung menjadi seperti yang engkau harap Ibunda, jangan engkau menjadi bersedih Puterimu yang telah kau didik menjadi jujur Bahkan tak berani jujur pada diri sendiri Ibunda, jangan engkau marah Puterimu yang telah kau curahi banyak cinta Ia membangkang ketika engkau beri nasihat Ibunda, jangan engkau terluka Puterimu yang engkau didik menjadi berani Ia takut untuk menyuarakan hatinya Ibu, boleh aku rindu? Ibu, puterimu ketakutan Ibu, puterimu menyesal Ibu, terima kasih banyak Ibu, maafkan puterimu Ibundaku, puterimu cinta engkau

N

Rupanya memang sulit Orang memendam sebuah rasa Hatinya dalam gelisah yang tak kunjung reda Matanya menyiratkan keraguan dan kepiluan Apakah harus terus memendam atau mengungkap Nasib malang sebuah cinta sepihak Aku harus apa Lalukan dirinya dari pikiran Itu sangat sulit Ya embuh lah Untuk mencarinya saja Diriku tak tahu harus menuju kemana Itu -mencarinya- seperti mencari N dalam permen karet YOSAN ** Gabut jaga basecamp di rumah mamake Kalipagu 13 November 2018

Buatmu, Aku

Buatmu, Aku Berribu ‘mengapa’ ingin kutanyakan kepadamu, Aku Dan berribu ‘tak tahu’ ingin kujawab kepada Aku Seolah engkau benar-benar tidak tahu Seolah engkau tidak peduli Yang sejatinya engkau hanya takut Kenyataan yang mungkin membuatmu jatuh Hai, Aku                      Kau tahu semua orang berharap padamu Kau takut mereka kecewa Lalu engkau memilih bungkam Walau mungkin pada akhirnya mereka akan lebih kecewa Setidaknya tidak sekarang Bukankah engkau begitu bodoh, Aku? Bagaimana, Aku? Harapanmu hanya pada Tuhan Semoga Tuhan berbaik hati padamu, Aku Semoga Tuhan melindungimu, Aku Semoga engkau berbahagia, Aku