Skip to main content

Ibuku



Pada Ibu yang teramat kusayangi
Ibunda, jangan engkau menjadi kecewa
Puterimu yang telah kau ajari untuk dewasa
Ia tak kunjung menjadi seperti yang engkau harap
Ibunda, jangan engkau menjadi bersedih
Puterimu yang telah kau didik menjadi jujur
Bahkan tak berani jujur pada diri sendiri
Ibunda, jangan engkau marah
Puterimu yang telah kau curahi banyak cinta
Ia membangkang ketika engkau beri nasihat
Ibunda, jangan engkau terluka
Puterimu yang engkau didik menjadi berani
Ia takut untuk menyuarakan hatinya

Ibu, boleh aku rindu?
Ibu, puterimu ketakutan
Ibu, puterimu menyesal
Ibu, terima kasih banyak
Ibu, maafkan puterimu
Ibundaku, puterimu cinta engkau

Comments

Popular posts from this blog

Lelah Mencari Arah

Agaknya kaki lelah melangkah Pacet dan nyamuk kenyang menghi sap darah Kompa s di kanan Peta, protaktor, dan pena di kiri Bidik ini, bidik itu Re section di sini, re section di situ Orienta si medan ini, orienta si medan itu Salah melangkah, maka menya sar lah   Walau begitu, tetaplah berlelah-lelah dan jangan lelah mencari arah

Akhirnya Tentang Luka

Malam itu aku mendengarnya, Kudengar 'Yang wajib dari kita adalah cinta, yang wajib dari cinta adalah mesra, yang wajib dari mesra adalah rasa' Tapi pada akhirnya 'yang wajib dari rasa adalah luka' Semua adalah tentang luka Ya, tentang luka Ya, tentang luka Ya, adalah luka